Minggu, 28 Februari 2010

Edin Dzeko milik irossoneri..???

| |
0 Komentar
Amunisi lini depan AC Milan bakal bertambah musim depan. Kabar gembira buat pendukung Rossoneri datang dari agen Edin Dzeko. Menurut sang agen, kliennya yang merupakan striker internasional Bosnia-Herzegovina akan bergabung ke Milan begitu bursa transfer musim panas dibuka Juli mendatang.

Jose Alberti, agen sekaligus konsultan transfer pemain ternama di Italia mengklaim bahwasanya Milan, VfB Wolfsburg dan Dzeko sudah mencapai kesepakatan pada Januari lalu. Soal pengumuman resminya, menurut Alberti, tinggal menunggu pergantian musim kompetisi.

“Milan telah berhasil merekrut Edin Dzeko dan sang pemain akan tiba di 'Kota Mode' begitu selesainya Piala Dunia di Afrika Selatan,” demikian klaim Alberti. “Deal sudah dirangkai Januari lalu setelah pada acara makan malam antara Adriano Galliani, Dzeko dan ayahnya yang merangkap perwakilan.”

Yang menarik, Alberti tidak memegang hak perwakilan atas Dzeko. Namun ia sangat yakin Milan telah mendapatkan tanda tangan Dzeko. “Bisa saya katakan 100 persen Dzeko merupakan pemain Milan. Yang tertinggal kini penandatanganan kontrak dan konfirmasi resmi,” imbuhnya. Sejauh ini belum ada respon dari Milan, Wolfsburg, Dzeko ataupun ayahnya.
Read More

Maju Teruz !!!

| |
0 Komentar
Kemenangan dramatis dibukukan AC Milan pada partai tunda giornata ke-17. Gol Alexandre Pato di masa injury time menghadirkan kemenangan 2-1 atas Fiorentina di Stadio Artemio Franchi, Rabu (24/1) atau Kamis dini hari WIB.

Tambahan tiga poin mengantar Milan menempati urutan kedua dengan menggusur AS Roma. Rossoneri yang kini mengumpulkan 51 poin hanya terpaut empat poin dari Inter Milan di puncak klasemen. Sementara bagi Fiorentina yang hanya sekali menang dan seri dari tujuh partai terakhir bercokol di urutan ke-10 dengan 34 poin.

Milan langsung menggebrak pada partai yang seyogyanya dimainkan 19 Desember lalu, namun tertunda lantaran salju lebat yang menyelimuti stadion. Dari bola liar yang diawali tendangan sudut di menit pertama, sepakan voli Andrea Pirlo diblok pemain belakang Fiorentina tepat di depan gawang. Beberapa detik kemudian sundulan Alberto Gilardino menyambut sepak pojok Juan Manuel Vargas mengarah tepat ke pelukan Christian Abbiati.

La Viola memimpin lebih dulu di menit ke-14 ketika sepakan Stefan Jovetic dibelokkan Gilardino. Tertinggal, Milan menyerang. Tendangan bebas Ronaldinho ditinju Sebastien Frey. Massimo Ambrosini menderita cedera dan harus buru-buru digantikan Mathieu Flamini di menit ke-31. Pato memberi ancaman melalui tendangan menyilangnya, sedangkan Abbiati menggagalkan tendangan keras Vargas sebelum babak pertama usai.

Di babak kedua Milan terus mendominasi serangan. Tidak mendapatkan hasil, Leonardo menambah jumlah penyerang dengan mengaktifkan Klaas-Jan Huntelaar. Masuk lima menit, Huntelaar menyamakan kedudukan setelah bekerjasama dengan Ronaldinho. Gol tersebut tidak terlepas dari kesalahan Marco Donadel.

Fiorentina berusaha mengembalikan keunggulannya. Penalti yang diklaim Riccardo Montolivo setelah dijatuhkan Thiago Silva diabaikan wasit Roberto Rosetti. Sementara tembakan pemain pengganti, Keirrison, mampu diselamatkan Abbiati. Anak-anak besutan Cesare Prandelli terus menggempur Milan, namun tim tamu yang justru membungkam Fiorentina di menit kedua masa tambahan waktu.

Memanfaatkan kesalahan Per Kroldrup, Ronaldinho mengumpan bola chip ke arah Pato. Tidak terkawal, The Duck menuntaskannya dengan tembakan mendatar yang melewati sela-sela kaki Frey. Gol penentu kemenangan yang krusial bagi Milan dalam persaingan menuju Scudetto.

Susunan pemain:
Fiorentina: Frey; De Silvestri, Kroldrup, Natali (Gobbi 46), Felipe; Montolivo, Donadel, Vargas; Marchionni, Jovetic (Zanetti 59); Gilardino (Keirrison 62).
Milan: Abbiati; Abate, Nesta, Thiago Silva, Bonera (Jankulovski 65); Gattuso (Huntelaar 76), Pirlo, Ambrosini (Flamini 32); Pato, Borriello, Ronaldinho.
Read More

Minggu, 21 Februari 2010

| |
0 Komentar
Adriano Galliani menegaskan tidak akan menanggalkan jabatanya selaku Chief Executive Officer (CEO) dan Wakil Presiden AC Milan. Galliani membantah telak rumor yang menyatakan bahwa dirinya akan membelot ke Juventus atau klub lain dan kabar bahwa hubungannya dengan Silvio Berlusconi, patron Milan, sudah tidak lagi harmonis.

Il Riformista, salah satu situs berita di Italia, dan beberapa media massa lain “Negeri Piza” mengklaim Galliani akan meninggalkan San Siro. Pria paruh baya berkepala plontos itu dikatakan sudah tidak lagi sejalan dengan Berlusconi setelah sang patron mengkritik kebijakan klub menyoal transfer Amantino Mancini dari Inter Milan.

“Saya dengan tegas membantah pemberitaan Il Riformista yang mengklaim bahwa saya akan bergabung dengan Juventus atau Real Madrid,” jelas Galliani. “Saya juga membantah pemberitaan yang menyatakan hubunganku dengan Silvio Berlusconi menegang. Saya pribadi loyal yang sudah bekerja bersama sang Presiden Klub selama 30 tahun.”

Kabar mengenai retaknya hubungan Galliani dan Berlusconi terjadi di awal bulan lalu. Berlusconi membeberkan ke publik kritiknya terhadap rekrutmen Mancini, bek sayap kiri asal Brasil. Berlusconi menganggap rekrutmen itu mubazir karena yang dibutuhkan Milan saat ini adalah penambahan striker dan stopper.

Hubungan itu kian tegang setelah Rossoneri untuk pertama kali dipermalukan Manchester United di kandangnya, Rabu lalu. Galliani tidak terima dengan kritik dari Berlusconi. Il supremo menyatakan bahwa Milan punya kapabilitas menjuarai Liga Champions, tapi jika saja tepat dalam menempatkan pemain.

Galliani sudah mengabdi di Milan sejak 1986, saat Milan berevolusi setelah dimiliki Berlusconi. Ia menjadi tangan kanan dan memimpin Milan sepenuhnya saat konsentrasi Berlusconi dilimpahkan untuk jabatan prestisiusnya sebagai Perdana Menteri Italia.
Read More

SHIT lah Rooney !!!!

| |
0 Komentar
Untuk kali pertama sepanjang sejarah, Manchester United pulang dari kandangnya AC Milan dengan kemenangan. Hal itu terjadi dalam leg pertama 16 besar Liga Champions antara kedua tim yang berlangsung di San Siro Stadium, Selasa (16/2) malam waktu setempat atau Rabu (17/2) dinihari WIB. MU unggul 3-2 (1-1). Penentu kemenangan MU atas Rossoneri adalah dua gol Wayne Rooney yang uniknya tercipta lewat sundulan kepala. Dengan demikian, dalam leg kedua di Old Trafford, Rabu, 10 Maret mendatang, MU cukup bermain imbang untuk melaju ke babak perempat final.

Dalam pertandingan tersebut, seperti yang telah diberitakan sebelumnya, Milan menurunkan Daniele Boniera. Kejutan lain yang dilakukan Leonardo adalah memberi kepercayaan kepada David Beckham untuk tampil sebagai starter. Di lain pihak, MU menurunkan formasi 4-2-3-1 dimana Park Ji-Sung mengisi posisi Ryan Giggs dan Wayne Rooney dijadikan target man.

Baru 135 detik babak pertama dimulai, Milan telah unggul 1-0 lewat sepakan Ronaldinho. Gol ini bermula dari free-kick Beckham yang dicoba dihalau Patrice Evra dengan tendangan saltonya. Namun, bola jatuh ke kaki Dinho. Dari jarak 12 meter, tembakan Dinho membentur badan Michael Carrick. Alhasil, arah bola berubah dan membuat kiper MU, Edwin van der Sar mati langkah. 1-0 untuk Milan.

Unggul kian membuat tuan rumah bersemangat. Di lain pihak, Rio Ferdinand dkk tampak terkejut dengan gol cepat tersebut. Lima menit kemudian, Dinho kembali mengancam. Mendapat ruang tembak di kotak terlarang, sepakannya masih dapat diselamatkan Van der Sar. Di menit ke-10, Milan nyaris unggul 2-0 ketika bek kiri Luca Antonini yang naik membantu serangan lolos dari kawalan Rafael da Silva. Sayang, tendangannya masih melenceng di sisi kanan gawang MU.

Di menit ke-18, Dinho melakukan diving di kotak penalti. Semenit kemudian MU baru mendapat peluang pertama lewat tembakan keras kaki kiri Rooney yang masih melenceng dari sasaran. Memasuki menit ke-30, lini pertahanan MU tampak masih rapuh nan keropos. Terbukti tiga menit kemudian, Klaas-Jan Huntelaar berhasil melepaskan diri dari kawalan Ferdinand yang tampil buruk. Namun, tembakannya masih tipis menyamping di sisi kanan gawang MU.

Di tengah-tengah masih dominannya penampilan Milan, MU berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 lewat Paul Scholes di menit ke-36. Gol yang berbau keberuntungan. Bermula dari akselerasi Ji-Sung di sektor sayap kiri pertahanan Milan. Bola disodorkan kepada Fletcher yang langsung memberikan umpan silang ke kotak penalti. Bola disambar Scholes. Sejatinya sepakan Scholes tak sempurna. Bola justru mengenai kaki kirinya dan lajunya berbelok ke pojok kiri gawang Dida. Lima menit sebelum jeda, Milan kembali mendapat peluang lewat Dinho. Berhasil mengelabui Scholes dan Fletcher, tembakan Dinho di luar kotak penalti masih dapat diblok Van der Sar.

Di awal babak kedua, lengahnya lini pertahanan nyaris membuat gawang MU kebobolan. Lepas dari pengawasan Ferdinand dan Evra, Alexandre Pato yang berdiri bebas mendapat umpan manis dari Giuseppe Favalli, Sayang, sundulan Pato justgru melambung. Di menit ke-52, Van der Sar melakukan save dengan mentip bola hasil free-kick Andrea Pirlo. Delapan menit berselang, Ferdinand kembali melakukan blunder. Alhasil, Dinho mendapat ruang tembak yang bebas. Untung bagi MU, Van der Sar kembali sigap dan menepisnya.

Tak dinyana, tiba-tiba MU tampil dominan. Adalah Rooney yang mengubah wajah pertandingan lewat gol cantiknya di menit ke-66 lewat sundulan—mirip dengan gol Lionel Messi ke gawang MU di final Liga Champions musim lalu—memanfaatkan umpan matang Antonio Valencia yang baru masuk ke lapangan menggantikan Nani. Sundulan Rooney yang menang duel dengan Bonera begitu terukur dan menghujam sudut kiri gawang Milan. Dida hanya termangu. 1-2 untuk MU.

Delapan menit berselang, Rooney kembali membuktikan dirinya menjadi salah satu striker terbaik di dunia saat ini. Lagi, memanfaatkan umpan lambung Darren Fletcher, lewat sundulannya Rooney membuat Dida terkecoh. 1-3 untuk MU. Milan kian kacau. Di saat sebagian fans Milan meninggalkan San Siro lima menit sebelum waktu normal berakhir, Seedorf membuka harapan tuan rumah. Meneruskan umpan mendatar Dinho, lewat back-flick kaki kirinya Seedorf mengelabui Van der Sar yang salah langkah. Skor berubah menjadi 2-3, masih untuk MU.

Gol yang membuat Milan mendapat second wind. Beberapa detik kemudian, tendangan Filippo Inzaghi melambung jauh. Peluang terbaik Rossoneri diraih di menit ke-89. Bermula dari tendangan sudut yang dieksekusi Pirlo. Nesta dan Silva berebut bola di udara. Alhasil, meski keduanya berdiri dalam posisi yang bebas, sundulan Silva jadi menyamping. Dua menit di injury time, MU kehilangan Michael Carrick yang mendapat kartu kuning kedua alias kartu merah. Meski demikian, sampai peluit akhir berbunyi, keunggulan 2-3 bagi MU tetap bertahan.
Read More

Minggu, 14 Februari 2010

Thiago Silva Turun Lawan MU,,AMIIN..!!!

| |
0 Komentar
Silva bisa turun lawan MU. (Foto: Dok. SOCCER)

Kekhawatiran sempat melanda Leonardo. Pelatih AC Milan itu terancam kehilangan Thiago Silva saat berhadapan dengan Manchester United di babak 16-besar Liga Champions, Selasa (16/4).
Silva mendapatkan cedera paha saat Milan menang 3-2 atas Udinese, Jumat (12/2). Dia pun harus ditarik keluar sebelum babak pertama berakhir untuk digantikan Daniele Bonera.
Untung saja, kekhawatiran yang sempat melanda tak terbukti. Sabtu (13/2), Silva sudah kembali berlatih kebugaran di gym Milanello. Bersama Luca Antonini dan Clarence Seedorf yang juga mendapatkan cedera ringan, Silva dianggap bisa dimainkan pada laga melawan MU.
Kini, Leonardo tinggal tunggu hasil pemindaian terhadap Marco Borriello. Striker Italia itu masih harus menjalani pemindaian sebelum bisa diputuskan bermain atau tidak melawan MU.
Read More

Lawan MU, Milan Andalkan Fisik ???

| |
0 Komentar
Clarence Seedorf bakal dicadangkan melawan MU. (Foto: Getty Images)

Beberapa pemain pilar dengan stamina minim siap tersingkir dari skuad utama AC Milan menjelang laga melawan Manchester United, di leg pertama babak 16 besar Liga Champions, (16/2) mendatang.
Pelatih I Rossoneri, Leonardo memang berrencana mengandalkan kekuatan fisik saat bertemu Red Devils. Strategi itu memaksa pilar MIlan seperti Clarence Seedorf harus rela tersisih ke bangku cadangan.
Seedorf dalam beberapa laga terakhir memang menunjukkan performa yang kurang maksimal. Faktor usia agaknya membuat stamina dan konsistensi Seedorf di atas lapangan mulai menurun di musim ini.
Atas dasar alasan itu Leonardo siap membuang Seedorf dari skuad utama kala berjumpa MU. Dengan strategi mengandalkan permainan fisik, Leonardo diyakini lebih memilih gelandang-gelandang pekerja keras seperti Massimo Ambrossini, Gennaro Gattuso dan Mathieu Flamini.
Sementara, Andrea Pirlo yang berfungsi sebagai deep-playmaker dengan naluri bertahan, kali ini akan diberikan keleluasaan berkreasi di lini tengah. (Irawan)
Read More

Sabtu, 13 Februari 2010

THE HUNTeR The HERO..^_^.

| |
0 Komentar
AC Milan menggulung Udinese 3-2 (2-1) pada partai pembuka giornata ke-24 di San Siro, Jumat (12/2) atau Sabtu dini hari WIB. Keberhasilan itu ditandai comeback dan gol Alexandre Pato dan dua gol sumbangan Klaas-Jan Huntelaar. Partai yang dimajukan ini menguntungkan Rossoneri sebelum menghadapi Manchester United di leg pertama babak 16 besar Liga Champions, Selasa (16/2).

Tambahan poin penuh mengantar Milan kembali menempati posisi dua di klasemen. Tim asuhan Leonardo itu kini mengumpulkan 45 poin dari 23 pertandingan, menggeser AS Roma yang tertinggal dua poin di urutan tiga dengan jumlah pertandingan yang sama. Sedangkan dengan Inter Milan yang memimpin klasemen, Milan terpaut delapan poin.

Milan berambisi meraih poin penuh setelah dalam tiga pertandingan terakhir tidak pernah menang, termasuk kemenangan Udinese dengan skor 1-0 di babak perempat final Coppa Italia. Marco Borriello, Clarence Seedorf, Gianluca Zambrotta dan Luca Antonini tidak dapat bermain. Sedangkan Alessandro Nesta kembali setelah cedera panjang.

Milan mengawali kemenangan di menit kelima. Sundulan Huntelaar mengoyak gawang Samir Handanovic seusai menerima umpan dari Ronaldinho. Beberapa saat kemudian skor hampir imbang kembali ketika Antonio Di Natale terlambat menyambut umpan silang rekannya.

Pada menit ke-39 keunggulan Milan digandakan Pato. Umpan terobosan Ronaldinho membawa Pato berhadapan dengan Handanovic yang dilewati sebelum penyerang berjuluk "The Duck" itu melepaskan bola ke gawang yang kosong. Gol pertama Pato sejak 5 Desember. Sayangnya Thiago Silva mengalami cedera dan harus digantikan Daniele Bonera.

Menjelang turun minum Zebrettes memperkecil ketinggalan jadi 1-2. Berawal dari umpan silang Di Natale, sundulan Antonio Floro Flores mengoyak gawang Dida. Skor 2-1 ini mengakhiri babak pertama. Namun pada menit ke-57, Huntelaar kembali menggandakan kemenangan Milan ketika menerima sundulan Massimo Ambrosini.

David Beckham masuk menggantikan Ronaldinho. Umpan jauh Beckham memberi peluang buat Pato, tapi tidak mampu dimaksimalkan striker asal Brasil itu. Hal serupa juga terjadi pada Gennaro Gattuso. Empat menit sebelum bubaran Udinese mempersempit ketinggalan jadi 2-3 melalui Di Natale yang memanfaatkan kurang rapihnya jebakan offside dari lini pertahanan Milan.(DIM)

Susunan pemain:
Milan: Dida; Abate, Nesta, Thiago Silva (Bonera 40), Favalli; Gattuso (kk), Pirlo, Ambrosini; Mancini (Pato 13), Huntelaar, Ronaldinho (Beckham 76).
Udinese: Handanovic; Isla (kk), Zapata (kk), Coda, Pasquale; Sammarco (kk) (Pepe 71), Asamoah, Inler (Lodi 61 (kk)); Sanchez, Floro Flores (Geijo 71), Di Natale.
Read More

Senin, 08 Februari 2010

shit,,draw again (×̯×)

| |
0 Komentar
MILAN - Ini merupakan deklarasi dari Rossoneri pasca Bologna-Milan 0-0: DANIELE BONERA: "aku kembali di lapangan setelah 11 bulan. Keteguhan dan pengorbanan selama absen terbayar tuntas, itu adalah bulan2 sulit buatku. performa saya hari ini adalah bukti dari fakta bahwa aku baik-baik saja. Cukup lama saya sudah berlatih dengan grup dan kini merupakan ujian penting bagi saya. Tim sedikit tidak beruntung dalam beberapa kesempatan, seperti 2x mengenai tiang yang bisa merubah permainan. Kami tahu bahwa kami kedodoran di counter attack, masih ada sedikit kekecewaan poin yang hilang. Namun, saya yakin bahwa kita akan kembali untuk menang seperti yang kami lakukan sampai beberapa waktu lalu. Kita hanya harus memikirkan bermain dengan baik, memikirkan diri kita sendiri dan tidak melihat klasemen dan mengamati tim-tim yang berada di bawah kami. "
MANCINI: "Setelah lama akhirnya aku kembali untuk bermain penuh, aku sangat bahagia karena datang ke Milan. Sayangnya debut saya tidak membawa kemenangan. Tim berusaha dengan segala cara, kami menciptakan peluang yang penting, tapi sayangnya kami tidak berhasil untuk menyelesaikan. Namun, kami berada di jalur yang benar dan saya percaya bahwa dengan tim ini bisa melakukan hal-hal yang benar-benar penting. Selama seminggu saya bekerja dengan grup selama dua hari dari taktis pelatihan, saya berpikir bahwa dengan berjalannya waktu aku akan menemukan ritme gerakan dan tim. Milan harus terus seperti itu sejauh ini, kami telah bekerja dengan baik selama seminggu dan sekarang kami masih ada waktu satu minggu untuk mempersiapkan diri untuk pertemuan berikutnya. Grup harus mempertahankan kemauan dan sikap ini karena kita hanya kurang baik di hasil akhir. Sehubungan dengan posisi saya di lapangan, di masa lalu dengan Roma saya bermain di sisi kiri selama bertahun-tahun, tapi aku berhasil juga bermain di sisi kanan. Hari ini saya mencoba untuk melakukan beberapa hal, meskipun lama tdk turun ke lapangan. Dengan berjalannya waktu aku yakin akan pulih karena aku punya banyak kemauan untuk melakukan yang terbaik. " MASSIMO AMBROSINI: "Melawan Bologna adalah pertandingan ke-300 saya di Serie A. Sayang, pasti menyenangkan untuk merayakan kemenangan baik dari tingkat tim dan individu. Milan emegang kendali pertandingan. Yang dibutuhkan hanya untuk menecetak gol, karena akhir permainan diputuskan seperti ini. Ketika Anda bermain melawan tim seperti Bologna yang banyak bertahan, Anda harus menemukan episode positif untuk menyelesaikan permainan. Kami bermain baik, mungkin kita bisa memanfaatkan kesempatan dengan lebih baik. Bologna memiliki pemain dengan kualitas hebat, tapi para defender kita juga baik dalam memenangkan duel individu. "
ADRIANO GALLIANI: " Permainan Milan hari ini cukup baik dan kita pantas untuk menang, kita jg 2x mengenai tiang, tetapi tampaknya bola itu seperti tidak mau masuk. Milan mendominasi selama pertandingan, tapi kami tidak menyelesaikan langkah-langkah kami. Suasana yang baik dan tidak ada masalah di ruang ganti, kami di posisi 2 dan kita harus terus menjalankan di liga, meskipun sayang sekali kami tidak menang, karena kami bisa memperpanjang jarak dengan Napoli (yang kalah melawan Udinese). Kami memiliki empat atau lima kesempatan besar menjadi gol dan saya berpikir bahwa header Ambrosini sudah pasti masuk bukan memukul tiang, kami akan mengomentari hasil yg berbeda. Daniele Bonera bermain baik. Dia absen untuk waktu yang lama, ia telah hilang selama 11 bulan. Mancini memberikan dua assist yang berbahaya dalam permainan ini. Ini adalah debut yang baik. Sekarang kita harus mempersiapkan diri dengan baik untuk hari Jumat melawan Udinese yang tahun ini sudah mengalahkan kami dua kali. "

courtesy : http://www.acmilan.com
Read More

Sabtu, 06 Februari 2010

Milan Siap Tampung Vidic ??? Siip dah.

| |
0 Komentar
Berulang kali Nemanja Vidic disebut-sebut sudah tidak kerasan tinggal di Manchester. Berkali-kali pula, Vidic dengan lantang menegaskan komitmennya tetap tinggal di Old Trafford. Namun, seiring dengan berjalannya waktu, manajer Manchester United, Sir Alex Ferguson diyakini telah mendapat kesimpulan jika bek Timnas Serbia berusia 28 tahun itu ingin mencari pengalaman baru.

Sikap Ferguson itu ditunjukkan dengan rekrutmen defender muda dan punggawa Timnas Inggris U-21 Chris Smalling dari Fulham di bursa transfer musim dingin Januari lalu. Smalling bakal masuk dalam skuad utama The Red Devils di musim depan. Dengan kian matangnya penampilan Jonathan “Jonny” Evans dan Wes Brown, Ferguson menilai komposisi lini belakang MU sangat solid.

Kembali ke Vidic. Adalah dua klub elite Liga Spanyol, Real Madrid dan Barcelona yang digadang-gadang menjadi pelabuhan karir Vidic berikutnya. Namun, kini kedua klub raksasa tersebut mendapat kompetitor, AC Milan. Bukan rahasia lagi jika sebagian besar defender asuhan Leonardo sudah memasuki usia uzur. Vidic jadi kandidat pas untuk mengisi posisi Alessandro Nesta dan menjadi tandem Thiago Silva.

Guna memikat kubu MU dan Ferguson, Rossoneri punya strategi jitu, yaitu dengan menyodorkan striker asal Belanda, Klaas-Jan Huntelaar sebagai amunisi untuk mengurangi bandrol Vidic yang ditaksir mencapai 25 juta pound. Milan tahu betul jika Ferguson sejatinya menyukai karakter The Hunter, julukan Huntelaar.
Pasalnya, sebelum bergabung ke San Siro, Ferguson dua kali melakukan inquiry terkait Huntelaar. Dengan usia yang relatif masih jauh dari kata uzur, 26 tahun, The Hunter dinilai cukup ideal untuk menjadi tandem Wayne Rooney dan menggantikan posisi Dimitar Berbatov dan Michael Owen. Di sepanjang musim ini, rapor Berbatov dan Owen dinilai sangat jauh dari kata memuaskan.
Read More

Kamis, 04 Februari 2010

Cerita di Balik Derby Milan : "Derby della Madonnina".

| |
0 Komentar
Persaingan antara AC Milan dan Inter Milan tidak terlepas dari pendirian Milan Cricket and Football Club pada 16 Desember 1899. Alfred Edwards, pebisnis dan pesepakbola yang menjadi wakil konsul Inggris di Milan, berperan dalam prosesnya.

Singkatnya, perpecahan tidak bisa dielakkan menyoal perlu tidaknya merekrut pemain asing di 1908, hingga akhirnya pada 9 Maret di tahun itu juga berdirilah Inter atau dengan nama langkapnya FC Internazionale Milano. Inter langsung membuka keran buat pemain asing, Milan keukeuh memaksimalkan pemain lokal.

Derby Milan untuk pertama kalinya terjadi pada 10 Januari 1910. Pada awalnya perselisihan melibatkan kelas sosial di dalamnya. Nerazzurri lebih didukung kaum borjuis, sedangkan kaum pekerja umumnya mendukung Milan. Namun ke belakang perselisihan ideologi dan sosial itu sedikit terselubungi, sejak Milan dimiliki Silvio Berlusconi yang cenderung konservatif-kanan dan Inter dikontrol Massimo Moratti yang cenderung sosialis-kiri.

Permusuhan yang kental tercetus dari banyak hal dalam partai yang dikenal dengan sebutan Derby della Madonnina ini. Madonnina merupakan penamaan patung Virgin Mary di Duomo, katedral yang menjadi land-mark Milan. Satu contoh paling mudah penyebutan nama stadion yang menjadi markas bersama sejak 1947.

Milan enggan menyantumkan bermain di Stadio Giuseppe Meazza. Rossoneri lebih memilih San Siro, nama asli yang sesuai dengan daerah setempat. Padahal sejak 1980, Dewan Kota Milan mengubah namanya untuk menghormati Meazza, pemain yang lebih lama bermain untuk Inter ketimbang bersama Milan.

Stadion terbesar di Italia tersebut menjadi saksi bisu permusuhan. Setiap tim memiliki ruang ganti sendiri. Jadi, Giuseppe Meazza merupakan satu dari sedikit stadion yang memiliki tiga ruang ganti pemain, plus satu untuk tim tamu. Tribun stadion sudah dikavling. Curva sud atau sektor selatan milik Milanisti lengkap dengan kursi yang didominasi warna merah, dan curva nord atau sektor selatan yang diwarnai biru menjadi milik Interisti.
Read More

Empunya Milan Kritik Peminjaman "mancini"...

| |
0 Komentar
Meskipun tengah menjalankan tugas kenegaraan di Israel, Perdana Menteri Italia, Silvio Berlusconi, masih menyempatkan diri untuk memberikan komentar tentang situasi terkini yang terjadi dalam tubuh AC Milan, klub elite Liga Serie A Italia yang memang dimilikinya. Kali ini komentarnya terbilang sangat pedas.

Dengan gamblang, juragan media di Italia ini mengkritik keputusan tangan kanannya, Wakil Presiden Klub, Adriano Galliani dan allenatore tim, Leonardo, yang di hari terakhir bursa transfer musim dingin memboyong winger Inter Milan, Alessandro Amantino atau yang lebih dikenal dengan nama Mancini.

Status Mancini hanyalah pemain pinjaman selama enam bulan atau sampai akhir musim. Namun, dalam deal sewa, terdapat klausul jika Milan dimungkinkan untuk mengubah status kepemilikan Mancini dengan fee di bawah tiga juta pound (sekitar Rp 45 miliar).

“Saya benar-benar tidak memahami dengan rekrutmen tersebut. (Sebab) Ia (Mancini) adalah pemain yang bertipikal trequartista (penyerang lubang). Padahal, saya pikir, kebutuhan klub adalah seorang striker yang mampu mencetak gol. Lagipula, dalam dua tahun terakhir, ia jarang dimainkan. Karenanya, saya katakan kepada Adriano Galliani, bahwa saya tidak setuju dengan rekrutmennya,” tegas Berlusconi seperti yang dikutip Football Italia.

Lebih lanjut, Berlusconi sempat menyindir performa skuad asuhan Leonardo yang belakangan mulai menunjukkan grafik memburuk. Setelah dilibas Nerazzurri di derby Della Madonnina, Milan dipukul Udinese di ajang Coppa Italia. Terakhir, Ronaldinho dkk hanya mampu bermain imbang dengan Livorno, Minggu (31/1) lalu. “Pada Sabtu saya pergi ke stadion dan melihat orang-orang menangis. Bayangkan apa yang saya rasakan. Sebab, tidak hanya saya seharusnya menangis, saya pun mengeluarkan duit bagi tim ini,” ujar Berlusconi.
Read More