Sabtu, 10 April 2010

"Flamini betah di milan"

| |
1 Komentar
Kompetisi di musim ini bakal segera berakhir. Artinya, bursa transfer musim panas 2010 sebentar lagi dibuka. Spekulasi yang berkembang gelandang AC Milan asal Prancis, Mathieu Flamini menimbang untuk meninggalkan San Siro Stadium. Pasalnya, di sepanjang musim ini, mantan pemain Arsenal berusia 26 tahun ini jarang mendapatkan kesempatan dari allenatore tim Leonardo untuk bermain sebagai starter.

Namun, Flamini yang terikat kontrak sampai musim panas 2012 menegaskan keinginannya untuk tetap memakai kostum Rossoneri di musim depan. “Saya ingin tetap tinggal di Milan,” tegas Flamini kepada para wartawan di sela-sela acara amal yang diorganisir rekannya asal Belanda, Clarence Seedorf.

Peluang Flamini untuk tampil reguler di musim depan diramaikan dengan adanya spekulasi jika di akhir musim Leonardo bakal meninggalkan Milan dan kembali ke Brasil untuk menangani Tim Samba yang bakal ditinggalkan Carlos Dunga seusai berakhirnya putaran final Piala Dunia 2010.

Namun, “Saya tidak tahu apakah Leonardo bakal tetap berada di sini musim depan. Saya hanyalah pemain Milan dimana tugas saya adalah tampil sebaik mungkin di lapangan hijau,” tandas pemain yang memulai karir profesionalnya bersama Olympique Marseille di awal musim 2003-2004.

Terakhir, Flamini menyatakan keyakinannya jika persaingan memperebutkan gelar scudetto di musim ini belum tertutup. Dari 32 partai yang telah dilalui, Milan masih menempati peringkat ketiga dengan jumlah 63 poin atau tertinggal tiga angka dari musuh bebuyutan Inter Milan yang menclok di puncak klasemen. “Jadwal tersisa bakal jadi sulit bagi tim manapun. Masih ada enam partai yang harus dijalani. Kami akan tampil habis-habisan,” pungkas Flamini.
Read More
| |
1 Komentar
MILAN - Meski mengalami periode sulit, namun ambisi besar diusung Klaas-Jan Huntelaar dalam debutnya bersama AC Milan. Bomber Timnas Belanda ini ingin menandai musim perdananya di San Siro dengan menghadirkan gelar scudetto. Mampukah?

Sejak diboyong dari Real Madrid pada awal musim ini, Huntelaar memang belum mampu menunjukkan penampilan terbaiknya seperti saat membela Ajax Amsterdam. The Hunter –julukan Huntelaar– masih terus beradaptasi dengan pola permainan Milan. Hal ini ditambah dengan minimnya kesempatan yang diberikan pelatih Leonardo Araujo.

Dalam beberapa pertandingan terakhir, Hunter memang kerap diturunkan Leo sebagai starter bersama dengan Marco Borriello dan Ronaldinho. Namun, hal ini lebih dikarenakan Milan belum bisa menurunkan bomber andalannya Alexandre Pato yang masih cedera. Alhasil, Hauntelaar hanya mampu mengoleksi tujuh gol di musim ini.

Kendati mengalami masa sulit, namun Hunter tetap memiliki ambisi besar yakni dengan mengantar Milan meraih scudetto, meski ia juga sadar timnya harus bersaing dengan dua tim tangguh AS Roma dan Inter Milan. Diketahui, Milan untuk sementara masih tercecer di peringkat tiga klasemen, terpaut dua poin dari Roma dan tiga angka dari Nerazzurri di puncak klasemen.

“Saya berharap bisa mengingat tahun pertama saya di Milan dengan memenangi scudetto. Kami masih berpeluang meraihnya, meski masih ada dua tim di atas kami,” papar Huntelaar kepada Studio Sport, Jumat (9/4/2010).

“Untuk itu, kami harus memenangi minimal dua atau tiga pertandingan terakhir kami, sembari berharap rival kehilangan poin,” tambahnya.

Meski baru mencetak tujuh gol, namun Huntelaar tercatat sebagai bomber yang memiki rasio gol terbaik di Milan. Striker 26 tahun ini diketahui berhasil mencetak satu gol per 111 menit. Berkaca pada catatan tersebut, The Hunter pun meminta pelatih Leonardo untuk memberikannya kesempatan lebih guna bisa lebih cepat beradaptasi dan menambah pundi-pundi golnya.

“Penting bagi setiap pemain untuk bisa beradaptasi dengan sepak bola Italia dan semuanya akan lebih lebih mudah dilakukan bila Anda mendapat kesempatan bermain lebih,” tukasnya.

“Beberapa waktu lalu, saya selalu mampu menunjukkan konsistensi lebih dalam urusan mencetak gol. Saya ingin menunjukkan kapasitas, dan saya bisa melakukannya bila terus bermain dan mencetak gol,” tutup bomber yang diboyong Milan dari Madrid dengan transfer 15 juta Euro ini.
(acf)
Read More